i8

SELAMAT DATANG DIBLOG SAYA

Senin, 20 Januari 2014

akuntansi




KONSEP DASAR AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN

Pengertian dan tujuan akuntansi

      Definisi akuntansi dapat dirumuskan melalui dua sudut pandang,yakni :
1.      Pengguna jasa akuntansi, akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu disiplin ilmu dan atau aktivitas jasa yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan suatu entitas atau transaksi yang bersifat keuangan.
2.      Proses kegiatan, akuntansi dapat didefinisikan sbagai proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan dan penganalisaan data keuangan suatu entitas.
Dengan demikian, secara umun, Akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem informasi keuangan yang menghasilkan laporan kepada pihak-[ihak yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Pihak-pihak yang memerlukan informasi akuntansi
1.      Manajer. Seorang menejer perusahaan memerlukan informasi akuntansi untuk penyusunan perencanaan perusahaan, pengevaluasian kemajuan yang dicapai perusahaan, serta melakukan tindakan koreksi yang diperlukan.\
2.      Investor. Para investor sangat memerlukan data akuntansi suatu organisasi untuk menganalisis perkembangan organisasi yang bersangkutan untuk mengambil keputusan berinvestasi.
3.      Kreditor. Kreditor berkepentingan dengan data akuntansi, karena kreditor berkepentingan untuk pemberian kredit kepada calon nasabahnya.
4.      Instansi pemerintah. Instansi pemerintah sangat berkepentingan dengan informasi akuntansi. Dari informasi keuangan suatu organisasi, pemerintah akan dapat menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar oleh organisasi yang bersangkutan
5.      Organisasi nirlaba. Meski organisasi nirlaba bertujuan tidak untuk mencari laba, organisasi ini masih sangat memerlukan informasi keuangan untuk tujuan penyusunan anggaran, membayar karyawan dan membayar beban-beban yang lain.
6.      Pemakai lainnya. Informasi akuntansi juga diperlukan oleh organsiai lainnya seperti organisasi buruh, yang memerlukan informasi akuntansi untuk mengajukan kenaikan gaji, tunjangan-tunjangan serta mengetahui kemajuan perusahaan dimana merka berkerja.
Jenis-jenis perusahaan
1.      Perusahaan manufaktur : perusahaan ini mengubah input dasar menjadi produk jadi yang akan dijual kepada masing-masing pelanggan.
2.      Perusahaan dagang : perusahaan ini juga menjual produk ke pelanggan, tetapi perusahaan ini tidak memproduksi sendiri barang dagang yang akn dijual.
3.      Perusahaan jasa : perusahaan ini menghasilkan jasa, bukan barang atau produk yang kasat mata.
Jenis-jenis organisasi perusahaan
1.      Perusahaan perseorangan : perusahaan perseorangan dimiliki oleh individu, pemilik tunggal. Bentuk ini mudah pengelolaannya, biayanya juga tidak terlalu mahal. Kelemahan utama bentuk perusahaan ini adalah sumberdaya keuangan yang terbatas pada harta milik pribadi.
2.      Perusahaan persekutuan: perusahaan persekutuan dimilik oleh dua atau lebih individu, masing-masing pemilik menyetorkan modalnya ke perusahaan untuk bekerja secar bersama-sama.
3.      Perusahaan perseroan: perusahaan perseroan sering disebut juga korporasi. Perusahaan ini dibentuk berdasarkan peraturan pemerintah sebagai suatu badan hukum. Biasnya modalnya terdiri dari saham-saham, yang diterbitkan oleh korporasi tersebut dan dijual kepada masyarakat yang berminat. Keunggulan utama bentuk perusahaan korporasi adalah kemampuan untuk mendapat sejumlah sumberdaya keuangan dengan cara menerbitkan saham tersebut. Sehingga pemegang saham perusahaan ini bisa perorangan, atau individu yang membeli saham perusahaan ini.
Persamaan dasar akuntansi
Aset = Kewajiban + Ekuitas
Aset adalah sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, yang dapat digunakan oleh perusahaan dalam kelancaran aktivitas produksi, konsumsi dan pertukaran.
Kewajiban adalah klaim atas aset tertentu. Bentuk sederhana kewajiban perusahaan adalah utang. Utang ini bisa timbul dari peminjaman uang, pembelian barang dagangan atau perlengkapan secara kredit yang digunakan untuk membantu kegiatan perusahaan.
Ekuitas pemilik merupakan klaim pemilik atas semua aset yang ada di perusahaan, yang dihtung dengan cara total aset dikurangi dengan total kewajiban.
laporan Keuangan
1.      Laporan Laba Rugi : laporan ini melaporkan pendapatan dan beban selama periode waktu tertentu berdasarkan konsep penandingan. Selain itu, laporan laba rugi juga melaporkan kelebihan pendapatan tehadap beban-beaban yang terjadi, yang disebut laba bersih.
2.      Laporan ekuitas pemilik : melaporkan perubahan ekuitas pemilik selam jangka waktu tertentu.
3.      Neraca : laporan keuangan yang menunjukan aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik per tanggal tertentu. Bentuk neraca ada dua, yaitu:
a.      Bentuk akun, aset ditempatkan di sebelah kiri sedangkan kewajiban dan ekuitas ada disebelah kanan
b.      Bentuk laporan, neraca diletakkan di atas, sebelum kewajiban dan ekuitas.
4.      Laporan arus kas, terdiri dari tiga bagian, yaitu:
a.      Arus kas dari aktivitas operasi : bagian ini melaporkan ikhtisar penerimaan dan pembayaran kas yang menyangkut operasi perusahaan.
b.      Arus kas dari aktivitas investasi : bagian ini melaporkan transaksi kas untuk pembelian atau penjualan aset tetap atau aset permanen.
c.       Arus kas dari aktivitas pendanaan : bagian ini melaporkan transaksi yang berhubungan dengan investasi pemilik, peminjaman dana, dan pengambilan uang oleh pemilik.
AKUN
Akun atau rekening adalah suatu alat untuk mencatat transaksi- transaksi keuangan yang bersangkutan dengan aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban perusahaan.
Tujuan penggunaan akun adalah untuk mencatat data yang akan menjadi dasar penyusunan laporan keuangan.
Secara garis besar, akun dibagi atas dua golongan yaitu :
1.      Akun neraca atau disebut juga akun rill, yajni akun yang pada akhir periode akun dilaporkan didalam neraca. Yang termasuk dalam akun ini adalah akun-akun aset, kewajiban dan akun ekuitas.
2.      Akun laba rugi atau disebut juga akun nominal, yakni akun yang pada akhir periode akan dilaporkan dalam laporan laba rugi. Akun-akun ini meliputi akun pendapatan dan akun-akun beban.
Aturan pencatatan suatu akun
DEBIT
KREDIT
Penambahan dalm akun-akun aset

Pengurangan dalam akun-akun utang

Pengurangan dalam akun-akun ekuitas pemilik
Pengurangan dalm akun-akun aset

Penambahan dalam akun-akun kewajiban

Penambahan dalam akun-akun ekuitas pemilik

Jenis akun
penambahan
Pengurangan
Saldo
Asset
Kewajiban
Ekuitas pemilik
Pendapatan
beban
Debit
Kredit
Kredit
Kredit
Debit
Kredit
Debit
Debit
Debit
Kredit
Debit
Kredit
Kredit
Kredit
Debit

Sumber : konsep dasar akuntansi dan pelaporan keuangan jilid 1, bab 1 sampai bab 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar