i8

SELAMAT DATANG DIBLOG SAYA

Sabtu, 05 Oktober 2013

koperasi


Mengapa koperasi diindonesia sulit berkembang

Seperti yang telah diterangkan dalam website departemen koperasi dijelaskan bahwa Di Indonesia, ide-ide perkoperasian diperkenalkan pertama kali oleh Patih di Purwokerto, Jawa Tengah, R. Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 mendirikan sebuah Bank untuk Pegawai Negeri. Cita-cita semangat tersebut selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode.
Pada tahun 1908, Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Sutomo memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Pada tahun 1915 dibuat peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging, dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatieve.
Pada tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusah-pengusaha pribumi. Kemudian pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi. Hingga saat ini kepedulian pemerintah terhadap keberadaan koperasi nampak jelas dengan membentuk lembaga yang secara khusus menangani pembinaan dan pengembangan koperasi.
Tugas
Tugas dan fungsi Kementerian Koperasi dan UKM telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi, Tugas, Dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara pasal 552, 553 dan 554, yaitu: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang koperasi dan usaha kecil dan menengah dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Fungsi
  1. Perumusan dan penetapan kebijakan di bidang koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah;
  2. Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah;
  3. Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah;
  4. Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah; dan
  5. Penyelenggaraan fungsi teknis pelaksanaan pemberdayaan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah sesuai dengan undang-undang di bidang koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah.
Namun seiring berjalannya waktu koperasi diindonesia tidak berjalan seperti yang seharusnya .banyak factor yang mempengaruhi sehingga koperasi diindonesia tidak bisa berkembang dari factor eksternal maupun internal.Dalam kurun waktu 5 tahun ke depan, Koperasi dan UMKM masih akan menghadapi banyak kendala. Kelembagaan usaha Koperasi dan UMKM merupakan aspek penting yang perlu dicermati dalam membedah permasalahan Koperasi dan UMKM.
Perlu digaris bawahi bahwa lebih dan 51 juta usaha yang ada, atau lebih dan 99,9% pelaku usaha adalah Usaha Mikro dan Kecil, dengan skala usaha yang sulit berkembang karena tidak mencapai skala usaha yang ekonomis. Dengan badan usaha perorangan, kebanyakan usaha dikelola secara tertutup, dengan Legalitas usaha dan administrasi kelembagaan yang sangat tidak memadai. Upaya pemberdayaan UMKM makin rumit karena jumlah dan jangkauan UMKM demikian banyak dan Luas, terlebih bagi daerah tertinggal, terisolir dan perbatasan.
            Lemahnya kelembagaan ini juga terjadi pada Koperasi karena rendah pemahaman perkoperasian oleh para pengelola, pengurus maupun anggota Koperasi. Kondisi ini cukup memprihatinkan, tidak saja jika dilihat dan rendahnya partisipasi anggota dalam usaha Koperasi, tetapi juga dapat dilihat dan rendahnya pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) oleh Koperasi aktif.
Dengan kondisi seperti itu, menunjukkan bahwa kapasitas dan kualitas para pengelola Koperasi, sebagian besar masih sangat rendah. Hal ini juga mengindikasikan bahwa tetah terjadi pengelolaan Koperasi yang tidak sesuai dengan nilai, identitas dan jatidiri Koperasi. Semakin rnemburuknya citra Koperasi di tengah masyarakat, karena banyak Koperasi tidak aktif dengan Legalitas yang tidak memadai, terlilit persoalan hukum, bahkan pengurus, anggota, akte serta alamat yang sulit untuk diidentifikasi, adalah persoalan-persoalan akut yang perlu segera ditangani. Sementara harapan untuk melakukan perubahan tidak mungkin diserahkan pada masyarakat, karena kesadaran untuk berkoperasi belum sepenuhnya tumbuh berkembang sebagai sebuah kebutuhan.
            Koperasi dan UMKM juga menghadapi persoalan rendahnya kualitas sumberdaya manusia. Kebanyakan SDM Koperasi dan UMKM berpendidikan rendah dengan keahlian teknis, kompetensi, kewirausahaan dan manajemen yang seadanya. Langkah perubahannya dapat dilakukan dalam berbagai bentuk kebijakan kurikulum dan pelaksanaan diklat serta revitatisasi lembaga diklat. Hal ini perlu disadari sedari dini, karena sebagai penopang penciptaan wirausaha baru, jumlah dan keberadaan lembaga pengembangan usaha, Lembaga diklat dan inkubator sangat sedikit dan jauh dan memadai.
Masalah klasik lain yang dihadapi Koperasi dan UMKM adalah terbatasnya akses Koperasi dan UMKM kepada sumberdaya produktif. Akses kepada sumberdaya produktif terutama terhadap bahan baku, permodalan, teknologi, sarana pemasaran serta informasi pasar.
Dalam hal pendanaan utamanya Koperasi dan UMKM memiliki permasalahan karena modal sendiri yang terbatas, tingkat pendapatan rendah, aset jaminan dan administrasi tidak memenuhi persyaratan perbankan. Bahkan bagi Usaha Mikro dan Kecil sering kali terjerat rentenir/pihak ketiga dan kurang tersentuh lembaga pembiayaan.
Adapun berkaitan dengan akses teknologi, kebanyakan Koperasi dan UMKM mengunakan teknologi sederhana, kurang memanfaatkan teknologi yang lebih memberikan nilai tambah produk. Demikian juga Koperasi dan UMKM sulit untuk memanfaatkan informasi pengembangan produk dan usahanya. Upaya pemberdayaannya.juga diliputi dengan adanya ketimpangan dalam penguasaan sumberdaya produktif baik antar pelaku usaha, antar daerah maupun antara pusat dan daerah.
              Kondisi di atas telah berakibat serius terhadap rendahnya produktivitas dan daya saing produk Koperasi dan UMKM. Terlebih Koperasi dan UMKM tidak memiliki jaringan pasar dan pemasaran yang luas. Kebanyakan mereka hanya memiliki akses pasar di tingkat lokal, atau yang paling maju mereka dapat melakukan sedikit ekspor melalui usaha menengah dan besar yang berlaku sebagai perantara.
Selain permasalahan yang berkaitan dengan pelaku usaha, keberadaan aparatur dan sarana-prasarana penunjang sangat menentukan berhasil tidaknya proses pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Dalam hal ini terdapat kenyataan bahwa dari jumlah aparatur tidak sepenuhnya sebanding dengan cakupan jumlah Koperasi dan UMKM. Bahkan hampir 10 tahun terakhir, Kementerian Koperasi dan UKM tidak melakukan rekruitmen. Hal ini telah mengakibatkan kesenjangan dalam jenjang karier di Kementerian Koperasi dan UKM. Bagi sebuah kantor kementerian jumlah aparatur yang ada sudah mendekati ideal, hanya perlu peningkatan kompetensi bagi setiap aparat, dengan penyesuaian penyesuaian tertentu apabila terdapat karyawan yang pensiun.
              Demikian halnya terkait dengan peningkatan jenjang pendidikan bagi karyawan perlu dilakukan khususnya untuk jenjang pendidikan Strata 2 (S2-Magister) dan Strata 3 (S3-Doktorat). Keahlian khusus bagi aparatur juga pertu ditingkatkan, khususnya dilakukan diklat pendalaman perkoperasian dan kewirausahaan, diklat aparatur dan diklat motivasi. Searah dengan hal. tersebut, sangat dipertukan sarana dan prasarana lembaga diklat atau pusat pelatihan bagi aparatur dan gerakan Koperasi serta bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Hal ini  merupakan kebutuhan, mengingat perpindahan (mutasi) aparatur di daerah yang sangat dinamis. Di sisi lain berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap pengetahuan dan keterampilan bidang perkoperasian dan manajemen usaha.
Sumber :
http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1316:3-penyebab-koperasi-di-indonesia-sulit-berkembang&catid=50:bind-berita&Itemid=97

koperasi


Jika saya menjadi menteri koperasi

Kita ketahui bahwa banyak factor yang menyebabkan koperasi diindonesia sulit berkembang. Jika saya menjadi menteri koperasi saya akan berupaya membuat koperasi diindonesia menjadi lebih baik lagi dan koperasi-koperasi diindonesia masuk dalam 300 The Global Cooperatives versi ICA (International Cooperative Alliance) dengan cara memperbaiki Administrasi koperasi yang belum tertata dengan baik,dan menurut saya factor yang lebih penting adalah factor sumber daya pengelola koperasi sudah saatnya diakhiri melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi. Jika administrasi koperasi dilakukan secara profesional, saya berpendapat, bukan tidak mungkin akan lebih banyak jumlah koperasi di Indonesia yang bisa masuk dalam 300 The Global Cooperatives versi ICA (International Cooperative Alliance).
Sayangnya, kendala koperasi di Indonesia bukan hanya dari internal tapi juga dari faktor eksternalnya.Faktor eksternal itu meliputi, kemampuan koperasi di Indonesia masih tergolong rendah dalam memanfaatkan peluang. Meski begitu, sudah ada beberapa koperasi yang memenuhi target untuk menjadi Koperasi Skala Besar (KSB) baik dari sisi aset, jumlah anggota, maupun volume usaha mereka di antaranya Kospin Jasa Pekalongan dan KSP Artha Prima di Jawa Tengah
Sebagai contoh Kospin Jasa, misalnya, sampai saat ini telah memiliki anggota lebih dari 8.000 orang seluruh Indonesia dengan jumlah aset mencapai Rp12,5 triliun. Toto berharap ke depan akan ada lebih banyak koperasi serupa berkembang di Indonesia sehingga peran koperasi sebagai pemberdaya ekonomi masyarakat semakin besar dan terasa. "Pemerintah siap memberikan akses informasi dan fasilitasi dalam rangka peningkatan kapasitas," katanya. Ia juga berjanji untuk meningkatkan pengawasan simpan-pinjam dan siap memberikan jalan keluar persoalan yang dihadapi koperasi. "Kita upayakan agar koperasi semakin meningkatkan profesionalisme dimulai dengan pembenahan administrasi bisnis yang berstandar bisnis," katanya.
Sesungguhnya upaya pemberdayaan Koperasi dan UMKM hari ini telah menemukan momentum yang tepat, yakni ditandai dengan tingginya komitmen dan dukungan politik masyarakat, Pemerintah Daerah dan Lembaga legistatif terhadap pembangunan ekonomi rakyat sebagai pelaku utama datam perekonomian nasional dan domestik.
Prospek kemajuan juga terbuka lebar karena krisis ekonomi yang menimpa Indonesia hampir satu dasawarsa telah sepenuhnya pulih. Kondis ini juga ditopang stabilitas politik dan keamanan yang relatif aman dan terjaga. Dengan demikian diharapkan akan makin meningkatkan daya beli dan keanekaragaman pola permintaan masyarakat, serta jumlah penduduk yang sangat besar, berarti pasar dalam negeri akan berkembang lebih besar sehingga memberi peluang untuk menumbuhkan usaha nasional.
Selain itu, Koperasi dan UMKM dapat didorong menjadi motor penggerak perekonomian nasional, mengingat kandungan impornya rendah, dan keterkaitan antar sektor relatif tinggi. Koperasi dan UMKM umumnya bergerak di sektor padat karya yang memerlukan investasi relatif rendah, ICOR rendah, dan Lag waktu yang singkat, sehingga upaya mendorong pertumbuhannya relatif lebih mudah dan lebih cepat.
Perkembangan yang cukup menggembirakan tersebut, menjadi potensi yang terus dapat dikembangkan karena ditopang dengan tersedianya jumlah penduduk sebagai tenaga kerja yang potensial. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir Pemerintah telah menetapkan arah pembangunan dengan penekanan pada pendidikan yang diharapkan semakin Link and match dengan tantangan persaingan tenaga kerja dan penciptaan wirausaha baru. Selebihnya pengembangan usaha Koperasi dan UMKM dapat terus dilakukan karena pada alam Indonesia terkandung kekayaan yang tiada tara dan tersedianya keragaman bahan baku bagi produk inovatif Koperasi dan UMKM.
Seiring dengan itu, telah terjadi perubahan struktur pelaku ekonomi dari pertanian ke agrobisnis, yang diharapkan akan dapat memacu dan meningkatan produktivitas usaha dan investasi bagi usaha UMKM. Kondisi ini diharapkan akan memacu peluang bagi usaha Koperasi dan UMKM terutama di bidang agrobisnis, agroindustri, kerajinan industri, dan industri-industri lainnya sebagai pelaku sub kontraktor yang kuat dan efisien bagi usaha besar.
Demikian pula dukungan perubahan orientast kebijakan investasi, perdagangan dan industri ke arah industri pedesaan dan industri yang berbasis sumber daya alam terutama pertanian, kehutanan, ketautan, pertambangan dan pariwisata serta kerajinan rakyat memberikan peluang bagi tumbuh dan berkembangnya Koperasi dan UMKM.
Di bidang permodalan, pengembangan potensi masih terbuka luas, untuk menjadikan LKM sebagai kekuatan pembiayaan bagi usaha mikro. Selain telah disalurkannya skema kredit dan Pemerintah, juga tersedia plafon kredit yang besar di lembaga keuangan bank dan non bank.
Berlakunya globalisasi ekonomi, serta makin pesatnya kerjasama ekonomi antar negara terutama dalam konteks ASEAN dan APEC, akan menciptakan peluang baru bagi Koperasi dan UMKM, sehingga dapat meningkatkan peranannya sebagai penggerak utama pertumbuhan industri manufaktur dan kerajinan, agroindustri, ekspor non migas, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Sumber :
.www.depkop.go.id

Senin, 13 Mei 2013

TUGAS

Pembangunan daerah perbatasan

artikel: sekertariat kabinet republik insonesia
Komitmen Pemerintah Membangun Wilayah Perbatasan
Oleh : : Edwin JH. Wuisang


Indonesia memiliki wilayah perbatasan dengan 10 negara, baik perbatasan darat maupun perbatasan laut. Batas darat wilayah Republik Indonesia bersinggungan langsung dengan negara-negara Malaysia, Papua New Guinea, dan Timor Leste.

Perbatasan darat Indonesia tersebar di tiga pulau, empat provinsi dan 15 kabupaten/kota yang masing-masing memiliki karakteristik  berbeda-beda. Sedangkan wilayah laut Indonesia berbatasan dengan 10 negara, yaitu India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Republik Palau, Australia, Timor Leste, dan Papua New Guinea.

Di antara wilayah-wilayah yang berbatasan dengan negara tetangga, terdapat 92 pulau-pulau kecil. Ada 12 pulau-pulau kecil yang menjadi prioritas pengelolaan karena mempunyai nilai yang sangat strategis dari sisi pertahanan keamanan dan kekayaan sumber daya alam. 12 Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) tersebut adalah Pulau Rondo di NAD, Pulau Berhala di Sumatera Utara, Pulau Nipa dan Sekatung di Kepulauan Riau, Pulau Marampit, Pulau Marore dan Pulau Miangas di Sulawesi Utara, Pulau Fani, Pulau Fanildo dan Pulau Brass di Papua, serta Pulau Dana dan Batek di Nusa Tenggara Timur.

Kawasan-kawasan perbatasan tersebut memegang peranan penting dalam kerangka pembangunan nasional. Kawasan perbatasan dalam perkembangannya berperan sebagai beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang merupakan cermin diri dan tolok ukur pembangunan nasional. Kedudukannya yang strategis menjadikan pengembangan kawasan perbatasan  salah satu prioritas pembangunan nasional.

Perhatian pemerintah terhadap wilayah-wilayah terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain, ditunjukan dengan komitmen untuk membangun wilayah tersebut, terutama untuk menjamin keutuhan dan kedaulatan wilayah, pertahanan keamanan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat di wilayah perbatasan. 

Pembangunan dan pengembangan wilayah perbatasan yang selama ini cenderung berorientasi inward looking diubah dengan paradigma baru yang berorientasi pada arah kebijakan yang berorientasi pada outward looking. Dengan demikian, wilayah perbatasan dapat dimanfaatkan sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan dengan negara tetangga. Pembangunan yang dilakukan di wilayah perbatasan negara menggunakan pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) dengan tidak meninggalkan pendekatan keamanan (security approach).

Program-program pengembangan wilayah perbatasan dilakukan dengan tujuan untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI melalui penetapan hak kedaulatan NKRI yang dijamin oleh hukum internasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan menggali potensi ekonomi, sosial, budaya, dan keuntungan lokasi geografis strategis untuk berhubungan dengan negara tetangga.

Secara umum potret permasalahan di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar antara lain adalah, letak yang jauh dari pemerintahan, keterbatasan sarana komunikasi dan  transporatasi menuju pulau-pulau itu; potensi ekonomi kemaritiman yang belum dikelola secara optimal; tingkat kesejahteraan dan pendidikan penduduk yang masih rendah; ketergantungan kebutuhan sehari-hari pada negara tetangga; sering terjadi berbagai kegiatan illegal fishing, jalur illegal logging, illegal trading dan illegal traficking.

Belum optimalnya pengembangan ilayah perbatasan disebabkan beberapa faktor yang saling terkait, mulai dari segi politik, hukum, kelembagaan, sumber daya, koordinasi, dan faktor lainnya. Sebagian besar wilayah perbatasan di Indonesia merupakan daerah tertinggal dengan sarana dan prasarana sosial dan ekonomi yang masih sangat terbatas. Dinamika pembangunan dan masyarakatnya pada umumnya masih tertinggal dan banyak yang berorientasi kepada negara tetangga. Kondisi ini akan menimbulkan ancaman terhadap integritas masyarakat Indonesia yang bertempat tinggal di wilayah perbatasan. Masalah lain yang muncul, meski sudah disusun program dan kegiatan tetapi pada tahap pelaksanaan justru kurang optimal karena kurangnya koordinasi antar kementerian/lembaga, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah.

Oleh sebab itu, pembangunan wilayah perbatasan mendapat prioritas pemerintah terutama dalam mengurangi disparitas pembangunan antarwilayah, melalui program-program antara lain seperti: percepatan pembangunan prasarana dan sarana, pengembangan ekonomi, peningkatan keamanan dan kelancaran lalu lintas orang dan barang, dan peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah.

Pembentukan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Badan Nasional Pengelola Perbatasan, merupakan komitmen pemerintah yang kuat untuk membangun wilayah perbatasan. BNPP diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang ada di wilayah-wilayah perbatasan agar supaya masyarakat di wilayah tersebut bisa ikut menikmati pembangunan.

BNPP menetapkan kebijakan program pembangunan perbatasan dan mengkoordinasikan pelaksanaannya, serta melaksanakan evaluasi dan pengawasan terhadap pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan.

Selain itu, BNPP juga menyusun dan menetapkan rencana induk dan rencana aksi pembangunan, mengkoordinasikan penetapan kebijakan dan pelaksanaan pembangunannya,  mengelola dan memanfaatkan,mengelola dan memfasilitasi penegasan, pemeliharaan dan pengamanan, menginventarisasi potensi sumber daya dan rekomendasi penetapan zona pengembangan ekonomi, pertahanan, sosial budaya, lingkungan hidup dan zona lainnya,menyusun program dan kebijakan pembangunan sarana dan prasarana perhubungan dan sarana lainnya,menyusun anggaran pembangunan dan pengelolaan,melaksanakan, mengendalikan dan mengawasi serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan.

Disamping itu, pemerintah membentuk badan-badan perbatasan di setiap provinsi/kabupaten/kota yang berbatasan dengan negara lain, sebagaimana diatur oleh Permendagri Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pedoman Pembentukan BPP di Daerah. Tujuannya, untuk melaksanakan kebijakan pemerintah dan menetapkan kebijakan lainnya dalam rangka otonomi daerah dan tugas pembantuan, melakukan koordinasi pembangunan di kawasan perbatasan, melakukan pembangunan kawasan perbatasan antar-pemerintah daerah dan/atau antara pemerintah daerah dan pihak ketiga.

Pemerintah juga menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2010 tentang Pemanfatan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT), sebagai upaya untuk membangun wilayah terdepan Indonesia. Pulau-pulau kecil terluar di Indonesia perlu dikelola karena sebagian besar PPKT merupakan kawasan tertinggal, tidak berpenduduk namun memiliki potensi sumberdaya alam yang tinggi.

PPKT merupakan Kawasan Stratagis Nasional Tertentu (KSNT) yang memiliki potensi sumber daya alam dan jasa lingkungan yang tinggi, disamping peran strategis dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kawasan ini di satu sisi menyediakan sumber daya alam yang produktif seperti terumbu karang, padang lamun (seagrass), hutan mangrove, perikanan dan kawasan konservasi.

Dari sudut pertahanan dan keamanan, PPKT memiliki arti penting sebagai pintu gerbang keluar masuknya orang dan barang sehingga rawan terhadap penyelundupan barang ilegal, narkotika, senjata, dan obat-obat terlarang. PPKT memiliki arti penting sebagai garda depan dalam menjaga dan melindungi keutuhan NKRI.

Pemanfaatan pulau-pulau kecil terluar antara lain dapat dilihat dari rencana pemerintah mengembangkan Pulau Nipah. Pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura ini akan dijadikan model pengelolaan PPKT.

Pada saat melakukan kunjungan ke Pulau Nipah tanggal 2 Juni 2012, Presiden menyampaikan arahan agar pulau yang hanya seluas 44 ha tersebut separuh ditujukan untuk kepentingan pertahanan dan separuh untuk ekonomi.

Saat ini, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Keuangan sudah melakukan persiapan proyek pengembangan dan pemanfaatan Pulau Nipah. Diharapkan proyek dapat  dilaksanakan padan 2013, sehingga peluang  ekonomi sebagaimana yang disampaikan Presiden SBY tidak hilang begitu saja.

Melalui serangkaian kebijakan dan strategi, pemerintah akan terus mengembangkan wilayah perbatasan sesuai dengan karakteristiknya  untuk mengejar ketinggalan dari daerah di sekitarnya yang lebih berkembang.

Kebijakan dan strategi pemerintah nantinya juga ditujukan untuk menjaga atau mengamankan wilayah perbatasan dari upaya-upaya eksploitasi yang berlebihan, sehingga kegiatan ekonomi dapat dilakukan secara lebih selektif dan optimal.

Agar kebijakan dan strategi pemerintah tersebut dapat berjalan dengan baik, maka perlu  sinergitas dan sinkronisasi setiap kebijakan program dan kegiatan  pemerintah (kementerian/lembaga), provinsi dan kabupaten/kota.

Sinergitas dan sinkronisasi setiap kebijakan diperlukan agar implementasi kebijakan di lapangan benar dan tepat. Kebijakan nasional yang sudah ditetapkan dapat dilaksanakan di daerah. Sebaliknya apa yang dibutuhkan daerah perbatasan sinkron dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Yang paling penting adalah komitmen yang kuat dari segenap bangsa untuk membangun setiap jengkal wilayah kedaulatan negara Indonesia, sehingga mewujudkan kesejahteraan dan kedamaian masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan NKRI.

ANALISIS:
    serangkaian kebijakan yang telah dibuat pemerintah sangatlah bagus Pembangunan daerah perbatasan sangat diperlukan demi mencapainya kesejahteraan masyarakat perbatasan hal yang terpenting dalam pembangunan daerah perbatasan adalah transportasi dan kelengkapan insfratuktur Berjalannya roda perekonomian tidak lain pastinya melalui bidang transportasi dan kelengkapan infrastruktur. Permintaan pemenuhan kebutuhan akan infrastruktur penunjang transportasi yang baik, sesuai proporsi, dan tahan lama pada daerah perbatasan di Indonesia sangat tinggi, untuk itu pemerintah perlu membangun dua hal ini dengan sebaik-baiknya.
    serangkaian kebijakan pemerintah harus segera dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kedamaian masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan NKRI.namun satu hal yang perlu diperhatikan,yaitu anggaran . anggaran pembangunan sebisa mungkin harus transparan untuk mencegah terjadinya kebocoran anggaran yang dapat menyebabkan lambatnya pembangunan daerah.

Minggu, 05 Mei 2013

KDE History

Sejarah KDE

          Proyek KDE dimulai pada tanggal 14 Oktober 1996 (dan proyek dengan demikian telah merayakan ulang tahun kesepuluh sudah) dengan panggilan untuk programmer di comp.os.linux.misc: pengumuman asli dari Proyek KDE pada tahun 1996 (menggunakan Google Groups ™ untuk menemukan asli posting).
Pada tahun 2003 Kastle konferensi Matthias Kalle Dalheimer memberikan presentasi tentang sejarah dari proyek KDE.Rapat Kontributor
Ada sekitar tahunan pertemuan kontributor skala besar bagi masyarakat KDE sejak sangat awal dalam proyek. Karena KDE e.V. diciptakan pertemuan tahunan adalah kebutuhan anggaran rumah tangga, sehingga kita dapat mengandalkan sekarang.

    
Akademy 2010 - Tampere, Finlandia
    
Akademy 2009 - Las Palmas de Gran Canaria, Spanyol
    
Akademy 2008 - Sint-Katelijne-Waver, Belgia
    
Akademy 2007 - Glasgow, Skotlandia
    
Akademy 2006 - Dublin, Irlandia
    
Akademy 2005 - Málaga, Spanyol
    
Akademy 2004 - Ludwigsburg, Jerman
    
Kastle - Nové Hrady, Republik Ceko 2003
    
KDE Tiga - Nürnberg, Jerman, 2002
    
KDE Tiga Beta - Trysil, Norwegia 2000
    
KDE Dua - Erlangen, Jerman 1999
    
KDE Satu - Arnsberg, Jerman 1997
Kontributor Awards
KDE kontributor telah pemberian disebut 'penghargaan Akademy' untuk sesama kontributor KDE Akademy sejak 2005.

    
Daftar penghargaan kontributor
Timeline

    
KDE didirikan pada bulan Oktober 1996. Pengumuman adalah tanggal 14 Oktober 1996.
    
15 Agustus 1997: KDE-ONE di Arnsberg, Jerman, 15 peserta
    
Desember 1997: KDE e.V.i.G. didirikan untuk melindungi anggota inti dari kewajiban hukum dan keuangan
    
April 8, 1998: The KDE Gratis Qt Yayasan diumumkan
    
Beta 1 20 Oktober 1997 - Beta 2 Nov 23, 1997 - Beta3 1 Februari 1998 - beta4 April 19, 1998
    
1.0 dirilis pada 12 Juli 1998
    
1.1 dirilis pada 6 Februari 1999
    
1.1.1 dirilis pada 5 Mei 1999
    
1.1.2 dirilis pada 13 September 1999
    
KDE-Dua pertemuan di Erlangen, 07-10 Oktober 1999
    
1.89 dirilis pada 15 Desember 1999
    
1.90 (KDE2 beta1) May 12th, 2.000-1,91 (KDE2 beta2) 14 Juni 2000 - 1.92 (KDE2 Beta3) 31 Juli 2000
    
Pertemuan KDE-Tiga Beta di Trysil (Norwegia), 09-19 Juli 2000
    
1.93 (KDE2 beta4) dirilis pada 23 Agustus 2000
    
Qt pergi GPL 4 September 2000
    
Informasi lebih lanjut tentang The Qt Isu
    
1.94 (KDE2 beta5) dirilis pada 15 September 2000
    
2.0 Release Candidate dirilis pada 10 Oktober 2000
    
2.0 dirilis pada 23 Oktober 2000
    
2.0.1 dirilis pada 5 Desember 2000
    
2.1 Beta 1 dirilis pada 16 Desember 2000
    
2.1 Beta 2 dirilis pada 31 Januari 2001
    
2.1 dirilis pada 26 Februari 2001
    
2.1.1 dirilis pada 27 Maret 2001
    
2.1.2 dirilis pada 30 April 2001
    
2.2 Beta1 dirilis pada 4 Juli 2001
    
2.2 dirilis pada 15 Agustus 2001
    
2.2.1 dirilis pada 19 September 2001
    
2.2.2 dirilis pada 21 November 2001
    
3.0 dirilis pada 3 April 2002
    
3.0.1 dirilis pada 22 Mei 2002
    
3.0.2 dirilis pada 2 Juli 2002
    
3,1 Alpha1 dirilis pada 11 Juli 2002
    
3.0.3 dirilis pada 19 Agustus 2002
    
3.1 Beta1 dirilis pada 21 Agustus 2002
    
3.1 Beta2 dirilis pada 2 Oktober 2002
    
3.0.4 dirilis pada 9 Oktober 2002
    
3.0.5 dirilis pada 18 November 2002
    
3.0.5a dirilis pada 21 Desember 2002
    
3.1 dirilis pada 28 Januari 2003
    
3.1.1 dirilis pada 20 Maret 2003
    
3.1.2 dirilis pada 19 Mei 2003
    
3.1.3 dirilis pada 29 Juli 2003
    
3.2 Alpha 1 dirilis pada 10 September 2003
    
3.1.4 dirilis pada 16 September 2003
    
3.1.5 dirilis pada 14 Januari 2004
    
3.2 dirilis pada 3 Februari 2004
    
3.2.1 dirilis pada 9 Maret 2004
    
3.2.2 dirilis pada 19 April 2004
    
3.2.3 dirilis pada 9 Juni 2004
    
3.3 dirilis pada 19 Agustus 2004
    
3.3.1 dirilis pada 12 Oktober 2004
    
3.3.2 dirilis pada 8 Desember 2004
    
3.4 dirilis pada 16 Maret 2005
    
3.4.1 dirilis pada 31 Mei 2005
    
3.4.2 dirilis pada 28 Juli 2005
    
3.4.3 dirilis pada 13 Oktober 2005
    
3.5 dirilis pada 29 November 2005
    
3.5.1 dirilis pada 31 Januari 2006
    
3.5.2 dirilis pada 28 Maret 2006
    
3.5.3 dirilis pada 31 Mei 2006
    
3.5.4 dirilis pada 2 Agustus 2006
    
3.5.5 dirilis pada 11 Oktober 2006
    
3.5.6 dirilis pada 25 Januari 2007
    
4.0 Alpha 1 dirilis pada 11 Mei 2007
    
3.5.7 dirilis pada 22 Mei 2007
    
4.0 Alpha 2 dirilis pada 4 Juli 2007
    
4.0 Beta 1 dirilis pada 2 Agustus 2007
    
4.0 Beta 2 dirilis pada 6 September 2007
    
3.5.8 dirilis pada 16 Oktober 2007
    
4.0 Beta 3 dirilis pada 18 Oktober 2007
    
4.0 Beta 4 dirilis pada 30 Oktober 2007
    
4.0 Platform Pengembangan Release Candidate 1 dirilis pada 30 Oktober 2007
    
4,0 RC 1 dirilis pada 20 November 2007
    
4.0 RC 2 dirilis pada 11 Desember 2007
    
4.0 dirilis pada 11 Januari 2008
    
4.0.1 dirilis pada 5 Februari 2008
    
3.5.9 dirilis pada 19 Februari 2008
    
4.0.2 dirilis pada 5 Maret 2008
    
4.0.3 dirilis pada 2 April 2008
    
4.1 Alpha1 dirilis pada 29 April 2008
    
4.0.4 dirilis pada 7 Mei 2008
    
4.1 Beta 1 dirilis pada 27 Mei 2008
    
4.0.5 dirilis pada 4 Juni 2008
    
4.1 Beta 2 dirilis pada 24 Juni 2008
    
4.1 RC1 dirilis pada 15 Juli 2008
    
4.1 dirilis pada 29 Juli 2008
    
3.5.10 dirilis pada 26 Agustus 2008
    
4.1.1 dirilis pada 3 September 2008
    
4.1.2 dirilis pada 3 Oktober 2008
    
4.1.3 dirilis pada 5 November 2008
    
4.2 Beta 1 dirilis pada 26 November 2008
    
4.2 Beta 2 dirilis pada 18 Desember 2008
    
4.1.4 dirilis pada 13 Januari 2009
    
4.2 RC dirilis pada Januari 13, 2009
    
4.2.0 dirilis pada 27 Januari 2009
    
4.2.1 dirilis pada 4 Maret 2009
    
4.2.2 dirilis pada 2 April 2009
    
4.2.3 dirilis pada 6 Mei 2009
    
4.3 Beta 1 dirilis pada 13 Mei 2009
    
4.2.4 dirilis pada 3 Juni 2009
    
4.3 Beta 2 dirilis pada 10 Juni 2009
    
4.3 RC1 dirilis pada 1 Juli 2009
    
4.3 RC2 dirilis pada 9 Juli 2009
    
4.3 RC3 dirilis pada 22 Juli 2009
    
4.3.0 dirilis pada 4 Agustus 2009
    
4.3.1 dirilis pada 1 September 2009
    
4.3.2 dirilis pada 6 Oktober 2009
    
4.3.3 dirilis pada 3 November 2009
    
Rebranding KDE pada 24 November 2009
    
(KDE tidak lagi perangkat lunak yang dibuat oleh orang-orang, tapi orang-orang yang membuat perangkat lunak.)
    
4.3.4 dirilis pada 1 Desember 2009
    
4.4 Beta 1 dirilis pada 4 Desember 2009
    
4.4 Beta 2 dirilis pada 21 Desember 2009
    
4.4 RC 1 dirilis pada 8 Januari 2010
    
4.4 RC 2 dirilis pada 25 Januari 2010
    
4.3.5 dirilis pada 26 Januari 2010
    
4.4 RC 3 dirilis pada 1 Februari 2010

tugas softskill

Ekonomi kerakyatan di indonesia


           Dunia perbankan di Indonesia hingga kini belum berpihak pada ekonomi kerakyatan sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Kondisi ini terjadi karena terbentur dengan birokrasi yang sangat buruk.

Ini ditegaskan bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan, selama ini perbankan hanya mengutamakan para pemodal besar.

“Kredit-kredit itu selalu mengutamakan orang yang mempunyai modal besar, karena dianggap lebiih efisien,” tegasnya. Bahkan, kata dia, kredit-kredit bernilai hingga ratusan miliar rupiah diberikan kepada proyek-proyek besar tanpa jaminan yang cukup, sehingga seringkali menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Menurut dia, Indonesia kini sangat membutuhkan pengusaha-pengusaha kelas menengah yang lebih dominan untuk mengimbangi pengusaha-pengusaha kelas atas, yang saat ini hampir menguasai seluruh sendi-sendi perekonomian nasional.

Sebab, kata Mahfud, pertumbuhan ekonomi di Indonesia belum dapat mengurangi angka kemiskinan, karena saat ini yang tumbuh adalah ekonomi negara yang dampaknya tidak menyentuh rakyat kecil.

Mahfud menegaskan, masih banyak cara untuk keluar dari situasi ini yakni dengan perlunya tindakan radikal di bidang birokrasi dan penegakan hukum secara sungguh-sungguh terhadap seluruh pelanggaran baik prinsip maupun prosedur. “Karena banyak sekali prosedur itu kemudian mengalahkan prinsip-prinsip penataan ekonomi kita,” jelas Mahfud.

Lebih lanjut ia menambahkan, dunia perbankan tidak semuanya sadar akan pentingnya pembangunan ekonomi kerakyatan dalam program-program yang dibuat pemerintah. Sebab, elemen-elemen kerakyatan masih dianggap remeh. Untuk itu, perlu adanya kontrol dari Bank Indonesia agar perbankan tidak mengabaikan program yang terkait ekonomi kerakyatan.

ANALISA:
pada dasarnya lembaga pemerintahlah yang bertanggungjawab atas perkembangan dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah. menurut saya, langkah yang perlu diambil dalam upaya memberdayakan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah, harus didasarkan pada kelemahan yang ada. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumberdaya manusia merupakan hal yang pokok baik pada koperasi maupun maupun usaha mikro, kecil, dan menengah. Program pelatihan dan pendampingan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah yang bersifat terpadu dan berkesinambungan merupakan salah satu pilihan terbaik. Namun, perlu ditekankan di sini bahwa aspek kemandirian harus lebih diutamakan. Artinya, inisiatif pengadaan atau pelaksanaan program pelatihan dan pendampingan harus berasal dari pihak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau dari pihak pengurus dan anggota koperasi.

Minggu, 28 April 2013

mandrake linux


Mandrake Linux

1 . sejarah

Mandrake Linux adalah saudara muda dari Redhat Linux, karna keduanya merupakan satu tempat produksi. Bila redhat direkomendasikan sebagai server, maka mandrake dijadikan sebagai client yang handal, dan diutamakan mengunakan Processor Pentium. Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan penggunaan mandrake sebagai server yang handal juga.

Tujuan awal dari diciptakannya Mandrake Linux adalah untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan installasi dan penggunaan Linux itu sendiri. Sebelum keluarnya Corel Linu, Mandrake merupakan distribusi linux yang paling familiar. Jika Redhat keluar desktop manaer menggunakan Gnome, maka inux Mandrake keluar dengan desktop manager KDE buatan SuSE Jerman. saat ini Mandrake Linux sudah keluar dengan versi 10.0. Dan anda juga tidak hanya dapat menggunakan desktop KDE saja, akan tetapi anda juga dapat menggunakan Gnome desktop sehingga pengguna yang tidak dapat menggunakan desktop KDE dapat menggunakan desktop Gnome atau sebaliknya.

2. Logo


3. Fitur
Fitur utama Mandrakelinux adalah:
3.1 Internasionalisasi
Mandrakelinux mendukung lebih dari 68 bahasa
3.2 Instalasi, kontrol dan administrasi
Mandrakelinux menggunakan Mandrake Control Center untuk administrasi Linux daripada menggunakan editor teks untuk mengubah pengaturan. Ini memiliki banyak program yang dikenal sebagai Bangsa drake atau Draks, kolektif bernama drakxtools, untuk mengkonfigurasi berbagai pengaturan. Contohnya termasuk MouseDrake untuk mendirikan sebuah mouse, DiskDrake untuk membuat partisi disk dan drakconnect (sebelumnya dikenal sebagai draknet namun dipaksa untuk mengubah nama setelah sebuah perusahaan dari nama yang sama mengeluh) untuk mengatur koneksi jaringan. Mereka ditulis menggunakan GTK dan perl , dan kebanyakan dari mereka dapat berjalan di kedua mode grafis dan teks.
3.3 Perangkat Lunak
Mandrakelinux hadir dengan beberapa ribu paket perangkat lunak termasuk banyak jenis permainan, perangkat lunak perkantoran, server, dan utilitas Internet.
3.4 Komunitas
Mandrakelinux memiliki komunitas besar pengguna, yang memberikan bantuan, dukungan, dan perangkat lunak untuk  pengguna Mandrakelinux.
3.5 Konstan pembangunan
Mandrakelinux terus-menerus dalam pembangunan. Sebuah versi pengembangan dari Mandrakelinux, yang dikenal sebagai “Cooker” tersedia secara umum, tetapi tidak dianjurkan untuk digunakan dalam lingkungan produksi karena perubahan konstan terjadi di dalamnya.
Di samping itu, anggota masyarakat memberikan RPM untuk paket-paket terbaru dari perangkat lunak populer.
3.6 Optimasi
Dari bawah ke atas, Mandrakelinux disusun untuk Pentium kelas prosesor-. Akibatnya, Mandrakelinux memberikan kinerja yang lebih optimal ini Arsitektur CPU pada biaya yang tidak dapat digunakan oleh 386 dan prosesor 486 , masalah yang cepat memudar keluar karena daya CPU saat ini dan persyaratan memori versi terbaru dari perangkat lunak populer.
Kernel yang disediakan dan glibc memiliki perangkat tambahan untuk prosesor yang lebih baru. Sebagai contoh, glibc akan load library dari direktori khusus / lib/i686 jika terdeteksi prosesor kompatibel.
4. Desktops
Mandrakelinux adalah diarahkan untuk menggunakan KDE atau GNOME sebagai desktop standar, tapi termasuk kepada orang lain seperti IceWM , Blackbox , Window Maker dan twm . Yang unik tema yang dikenal sebagai “Mandrakegalaxy” menyediakan konsistensi antara aplikasi dan lingkungan desktop . Mandrakegalaxy debuted in version 9.1 and Mandrakegalaxy II appared in 10.0. Mandrakegalaxy debutnya dalam versi 9.1 dan Varian dari Mandrakegalaxy adalah “Mandrakegalaxy Squared”, yang menggunakan persegi tombol jendela daripada bulat yang.
5. Manajer Paket
Mandrakelinux menggunakan manajer paket disebut urpmi . Ia menggunakan RPM format paket. Hal ini mirip dengan apt-get : memungkinkan instalasi mulus dari paket perangkat lunak yang diberikan dengan secara otomatis menginstal paket lain yang dibutuhkan, mungkin transparan melalui jaringan. Urpmi juga memiliki front-end yang disebut RPMdrake, dimana mayoritas pengguna gunakan untuk menginstal software di Mandrakelinux. Meskipun web sumber urpmi tidak ditambahkan pada instalasi Mandrakelinux, mereka tersedia di EasyUrpmi (http://easyurpmi.zarb.org/), yang memungkinkan pengguna untuk memilih beberapa versi yang berbeda ‘RPM Pohon’ untuk menggunakan.
6. Perubahan nama
Dari awal ke versi 8.0, Mandrake bernama distribusi kapal Linux-Mandrake Linux. Dari versi 8,1-9,2 itu disebut Mandrake.
Pada bulan Februari 2004 Mandrakesoft kalah kasus pengadilan terhadap Hearst Corporation , pemilik King Features Syndicate . Hearst berpendapat bahwa Mandrakesoft adalah melanggar hak atas ‘merek dagang karakter Fitur Raja Mandrake the Magician . Kata Mandrake tidak unik untuk karakter Fitur Raja, dan Mandrakesoft adalah menarik keputusan tersebut. Sebagai tindakan pencegahan, Mandrakesoft telah berganti nama produknya dengan menghapus ruang antara nama merek dan nama produk dan mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil, sehingga menciptakan satu kata. Mulai dari versi 10.0, Mandrake Linux dikenal sebagai Mandrakelinux, dan logonya berubah dengan sendirinya. Demikian pula, MandrakeMove menjadi Mandrakemove.
7. Versi
7.1 Varian dari versi yang sama
Sebelum Mandrakelinux 10.0, ada satu distribusi sentral yang dipasarkan ke konsumen dan tersedia untuk di-download melalui Internet (selain keturunan, rinci di bawah). Pohon Pengembangan Mandrakelinux selalu dikenal sebagai Cooker. Ketika stabil, pohon ini menjadi penerus versi saat ini.
7.2 Versi terbaru
Versi 10.1 Community Edition dirilis ke anggota Mandrakeclub dan pada Mandrakestore pada Oktober 27 , 2004 , dan untuk download gratis kepada masyarakat pada 6 Desember , 2004 . Hal ini sejalan dengan strategi baru dari Mandrakesoft untuk membuat rilis pertama yang tersedia untuk membayar pelanggan.
Direncanakan rilis berikutnya akan Mandrakelinux 10.2, yang saat ini sedang dalam tahap Beta 1. Its Community Edition dirilis pada 2 Februari , 2005 , dan Edisi resmi akan mengikuti Maret atau April awal. Perubahan terbesar dari 10,1 akan mencakup: penggunaan KDE 3.3 bukannya 3.2 dan GNOME 2.8 bukan 2.6, menggantikan Mozilla dengan Mozilla Firefox , transisi ke GIMP 2.2 dan GCC 3.4, dan perubahan dalam Mandrakelinux Control Centre.
Edisi Free berisi beberapa iklan dalam bentuk bookmark di browser web dan slide selama instalasi, untuk membantu menutupi biaya produksi distribusi.
7.3 Tabel versi
Mandrakelinux
Tahun
Nomor
Nama
1998
5.1
Venice
1998
5.2
Leeloo
1999
5.3
Festen
1999
6.0
Venus
1999
6.1
Helios
2000
7.0
Air
2000
7.1
Helium
2000
7.2
Ulysses
2001
8.0
Traktopel
2001
8.1
Vitamin
2002
8.2
Bluebird
2002
9.0
Dolphin
2003
9.1
Bamboo
2003
9.2
FiveStar
2004
10.0
Community and Official
2004
10.1
Community
2004
10.1
Official
N/A N / A
N/A N / A
Cooker

8. Keturunan
Distribusi yang didasarkan pada Mandrakelinux, beberapa oleh Mandrakesoft sendiri, orang lain dengan proyek-proyek independen. Beberapa menjaga kompatibilitas dengan Mandrakelinux, sehingga memasang RPM Mandrakelinux juga bekerja pada keturunannya.
8.1 Firewall
Mandrake Linux 7.2 memiliki versi dirancang khusus untuk digunakan sebagai firewall, yang dikenal sebagai Single Network Firewall (SNF). Penerusnya, berdasarkan Mandrake 8.2, berjudul Multi Network Firewall (MNF). ketiga akan didasarkan pada Mandrakelinux 10.0.
There are two versions. Ini distribusi firewall dirancang untuk memberikan keamanan untuk jaringan komputer, dan dapat dikelola dari jarak jauh melalui antarmuka berbasis browser Web atau ssh . Ada dua versi. Edisi Download hanya berisi perangkat lunak bebas dan bebas didownload melalui Internet. Versi perusahaan telah menambahkan fungsionalitas dan datang dengan dukungan dari Mandrakesoft.
8.2 Game edisi
Mandrake Linux 8.1 memiliki Edition Gaming, yang merupakan distribusi Linux berorientasi permainan. Ia memiliki pelabuhan The Sims dan menggunakan Transgaming WineX teknologi untuk mendukung beberapa game yang diproduksi untuk Windows .
8.3 Clic
Clic (alias Klaster LInux pour le Calcul) adalah versi yang berdedikasi Mandrakelinux dibuat oleh Mandrakesoft khusus untuk environments (lingkungan).clustering disponsori oleh RNTL, yang lain mitra ID-IMAG, BULL dan Mandrakesoft. Tujuan proyek ini adalah untuk menghasilkan Distribusi Linux HPC untuk 32 & 64 bit prosesor.
Tujuan dari proyek Clic adalah untuk memungkinkan realisasi komputer ilmiah besar sementara yang berbasis perangkat lunak yang disebut free” (yaitu di bawah lisensi GPL atau sebanding). Tujuan tersebut terdiri dari realisasi GNU / Linux distribusi untuk kelompok mesin, memenuhi kebutuhan untuk penyebaran, administrasi dan pemrograman cluster dalam rangka eksploitasi untuk perhitungan intensif.
Ini fitur instalasi otomatis dari cluster penuh menggunakan alat Ka, urpmi dan clusterscripts.
Proyek ini selesai pada 1 Desember 2003 dan Mandrakesoft memutuskan untuk melanjutkan proyek dengan produk yang disebut Mandrakeclustering.
Anda dapat menemukan informasi lebih rinci tentang http://clic.mandrakesoft.com
8.4 Mandrakeclustering
Berdasarkan proyek Clic, distribusi ini memungkinkan Anda untuk men-setup sebuah cluster dalam beberapa jam. Produk ini meliputi Drakcluster (GUI) untuk kemudahan yang lebih baik–penggunaan. Anda dapat menambahkan / menghapus node dengan hanya dua pertanyaan!
Produk ini didedikasikan untuk pasar HPC tapi bisa digunakan juga (dengan beberapa modifikasi) untuk semua jenis kelompok (High Availabilty, aplikatif, grid, Platform ini memberikan perangkat yang anda butuhkan dari hari administrasi hari ratusan node. Paralel perintah (bash, alat menyalin), deploiement (disk), upgrade software / downgrade (paralel urpmi), pemantauan (ganglia), dll
Mandrakeclustering tersedia pada x86 & x86-64 arsitektur.
8.5 Mandrakemove
Sebuah LiveMove adalah himpunan dibentuk oleh LiveCD dan bootfloppy atau kunci USB .
Mandrakemove adalah Mandrakesoft produk yang memberi manfaat dari Mandrakelinux LiveCD yang tidak perlu diinstal untuk menjalankan pada komputer, dan sebuah kunci USB yang secara otomatis bootloader mencatat, konfigurasi hardware dan data pribadi.
Versi pertama dari Mandrakemove dirilis pada bulan Desember 2003 (tetapi hanya didistribusikan ke pelanggan pada bulan Januari 2004 , akibat penundaan produksi – masalah yang sangat umum untuk rilis Mandrakelinux, sayangnya). Hal ini membawa dua inovasi utama dibandingkan pesaing:
kemampuan untuk mengeluarkan cdrom jika mesin memiliki 256 MB RAM atau lebih ( Knoppix juga bisa, tetapi perlu untuk menyalin seluruh cdrom ke RAM, sehingga membutuhkan mesin dengan 1 GB RAM atau lebih), dan terus beroperasi dalam ” downgrade “mode memungkinkan hanya untuk memutar file multimedia
transparan menyimpan setiap modifikasi pengguna / file-nya sendiri dan konfigurasi file sistem, jika dioperasikan dengan kunci USB
Versi baru dari Mandrakemove, sekarang hanya disebut Pindah rilis pada Oktober 2004. Dukungan Hardware dan stabilitas telah melihat banyak perbaikan.

8.6 GlobeTrotter
GlobeTrotter adalah LaCie mobile USB drive sarat dengan versi tertentu dari Mandrakelinux. Portable, yaitu dapat  membuat boot PC ke Linux tanpa menginstal terlebih dahulu. 40 GB hard drive membuat cara yang mudah untuk membawa workstation Linux sekitar. GlobeTrotter diluncurkan pada Agustus 2003 dan dapat dipesan melalui toko online Mandrakesoft.


9 . Instruksi Instalasi
Konfigurasi yang dibutuhkan
  • Prosesor Pentium atau yang kompatibel
  • CDROM drive
  • RAM paling tidak sebanyak 32 MB, atau disarankan 64 MB
Instalasi Mandrake Linux biasanya mudah. Letakkan CD Instalasi di CDROM drive, lalu restart komputer Anda. Silakan baca poin 1.
CATATAN:
  • Bila Anda mengupgrade dari Mandrake Linux versi 7.0, 7.1, 7.2, 8.0, 8.1, 8.2, 9.0 atau 9.1, jangan lupa membackup sistem Anda.
  • Tidak ada upgrade dari versi kurang dari 7.0. Anda perlu melakukan instalasi baru, bukan update.
Berikut adalah daftar berbagai cara dalam menginstal Mandrake Linux:
  1. Langsung boot dari CD
  2. Membuat disket boot dari Mindows
  3. Instalasi cara lain
9.1. Boot langsung dari CD
CDROM Instalasi adalah CD bootable. Silakan masukkan CD ke dalam drive dan reboot komputer. Lalu ikuti instruksi yang ditampilkan di layar: tekan [Enter] untuk memulai instalasi, atau [F1] untuk bantuan tambahan.
9.2. Membuat disket boot dari Mindows
Bila komputer Anda tidak dapat memboot dari CDROM dan metode-metode di atas tak dapat dilakukan, buatlah boot disk sebagai berikut:
  • masukkan CDROM, buka ikon "My Computer", lalu klik kanan pada drive CDROM dan pilih "Open"
  • masuklah ke dalam folder "dosutils" dan klikganda pada ikon "rawwritewin"
  • masukkan disket kosong pada drive
  • pilih "D:\images\cdrom.img" pada kolom "Image File" (asumsikan drive CDROM Anda adalah "D:", bila bukan itu, silakan ganti)
  • pilih "A:" pada kolom "Floppy Drive" lalu klik "Write".
Untuk memulai instalasi:
  • Masukkan CDROM pada drive, juga disket boot lalu,
  • restart komputer.
9.3. Cara instalasi lainnya
Bila Anda tidak ingin menggunakan cara instalasi di atas, (misalnya ingin melakukan instalasi lewat jaringan, atau dari device pcmcia atau ...) Anda juga perlu membuat disket boot:
  • Dari Linux (atau sistem Unix modern lainnya), pada prompt ketikkan :
    $ dd if=xxxxx.img of=/dev/fd0
  • Di Mindows, ikuti langkah pada poin 3 namun gunakan xxxxx.img (lihat keterangan di bawah) dan bukan cdrom.img.
  • Di DOS, misalnya CD ada pada drive D, ketikkan:
    D:\> dosutils\rawrite.exe -f images\xxxxx.img -d A
Berikut adalah daftar image boot:
cdrom.img
instal dari CD-ROM
hd.img
instal dari hard-disk (dari sistemfile Linux, Mindows, atau ReiserFS)
network.img
instal dari ftp/nfs/http
other.img
instalasi menggunakan driver yang jarang dipakai dan tak cocok dengan disket di atas
pcmcia.img
instal dari device pcmcia (awas, kebanyakan adapter jaringan pcmcia kini di-support langsung oleh network.img)
usb.img
instal dari device USB: adapter jaringan USB untuk instalasi jaringan, atau CDROM/CDRW USB untuk instalasi cdrom
blank.img
instalasi menggunakan kernel Linux Anda sendiri
blank.img adalah image minimal untuk meng-customize instalasi kernel.
Anda juga dapat menggunakan instalasi dalam mode teks bila Anda mengalami kesulitan dalam menggunakan instalasi grafis. Untuk menggunakannya tekan [F1] pada layar pembukaan Mandrake Linux, lalu ketikkan text pada prompt.
Bila Anda ingin menyelamatkan sistem Mandrake Linux yang sudah terinstal, masukkan CDROM Instalasi Anda (atau disket boot yang cocok), lalu tekan [F1] pada layar pembukaan Mandrake Linux, dan ketikkan rescue pada prompt.
Baca http://www.linux-mandrake.com/drakx/README untuk informasi teknis lebih lanjut.
Tahapan instalasi:
  1. Masukkan CDROM Instalasi (atau disket bila perlu) dan restart komputer Anda.
  2. Tekan [Enter] saat layar pembukaan Mandrake Linux muncul, dan ikuti petunjuknya secara hati-hati.
  3. Saat instalasi selesai, cabut CDROM saat di-eject (dan juga disketnya); kemudian komputer akan restart. Bila tidak, restart secara manual.
  4. Mandrake Linux akan dijalankan. Setelah boot, Anda dapat login pada komputer Anda dengan account user yang dibuat saat instalasi atau sebagai "root".
Catatan penting:
Account "root" akan memberikan Anda akses tak terbatas ke sistem Linux Anda. Jangan gunakan account ini kecuali untuk mengkonfigurasi atau administrasi. Untuk penggunaan sehari-hari, gunakan account user biasa yang Anda bisa konfigurasikan dengan tool "userdrake", atau dengan menggunakan "adduser USER" dan "passwd USER".